Amankah mengonsumsi obat sembelit saat hamil?

Sembelit selama masa kehamilan, yang didefinisikan sebagai buang air besar kurang dari tiga kali seminggu, bisa membuat ibu hamil tidak nyaman. Sembelit memang sering terjadi pada masa kehamilan. Pelunak feses, seperti docusate sodium (Colace) dan docusate calcium (Surfak), melembabkan feses dan membuatnya lebih mudah dikeluarkan. Produk-produk ini tidak mungkin membahayakan bayi yang sedang berkembang karena bahan aktifnya hanya diserap secara minimal oleh tubuh.

Photo by Juan Encalada on Unsplash

Penyedia layanan kesehatan mungkin juga merekomendasikan obat pencahar. Obat pencahar pembentuk massa, seperti psyllium (Metamucil, Konsyl, lainnya) dan polikarbofil (FiberCon, Equalactin, lainnya) biasanya dianggap aman untuk digunakan selama kehamilan karena tidak diserap oleh tubuh. Obat pencahar lain yang dianggap aman untuk digunakan selama kehamilan termasuk obat pencahar garam, seperti magnesium hidroksida (Susu Magnesia Phillips, Dulcolax, lainnya) atau magnesium sitrat; stimulan, seperti bisacodyl (Ducodyl); dan laktulosa (Cholac, Constilac, lainnya).

Banyak obat pencahar dan pelunak feses tersedia tanpa resep dokter. Namun, tanyakan kepada penyedia layanan kesehatan Anda sebelum minum obat apa pun – termasuk pelunak feses dan jenis obat pencahar lainnya untuk mengobati sembelit kehamilan.

Baca Juga : Ketahui Fakta Tekanan Darah Tinggi Selama Kehamilan

Bgaimana cara mencegah sembelit selama hamil?

Perlu diingat bahwa konstipasi kehamilan seringkali dapat dicegah dengan perubahan gaya hidup. Sebagai contoh:

  • Minum banyak cairan.
    Air adalah pilihan yang baik. Jus prune juga bisa membantu.
  • Sertakan aktivitas fisik dalam rutinitas harian Anda.
    Menjadi aktif dapat membantu mencegah sembelit kehamilan.
  • Sertakan lebih banyak serat dalam diet Anda.
    Pilih makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian. Dengan persetujuan penyedia layanan kesehatan Anda, pertimbangkan suplemen serat, seperti Metamucil atau Citrucel.

Jika Anda mengkonsumsi suplemen zat besi, sampaikan konstipasi kepada penyedia layanan kesehatan Anda. Meskipun zat besi merupakan nutrisi penting selama kehamilan, terlalu banyak zat besi dapat menyebabkan konstipasi kehamilan. Anda mungkin harus mengonsumsi pelunak feses jika mengkonsumsi suplemen zat besi.

Konstipasi merupakan masalah yang sering dikeluhkan wanita hamil yang disebabkan berbagai faktor seperti faktor hormonal, perubahan pola diet, pertumbuhan janin, kurangnya aktivitas fisik dan riwayat posisi saat defekasi. Jadi jika anda mengalami sembelit saat hamil alangkah baiknya anda mengkonsultasikan terlebih dahulu obat sembelit apa yang bisa anda minum dan jangan lupa selalu konsultasikan kepada dokter anda agar lebih aman untuk anda dan calon buah hati.